Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi di Desa Kumbang Indah
Kata Kunci:
Imunisasi, Tingkat Pendidikan, PekerjaanAbstrak
Imunisasi merupakan cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu antigen, sehingga bila kelak terpajan antigen serupa, tidak terjadi penyakit. Tingkat pendiddikan ibu sangat mempengaruhi pengetahuan ibu. Makin tinggi pendidikan ibu, maka akan semakin memperluas pengetahuan termasuk mengenai tentang kesehatan. Status pekerjaan ibu berkaitan dengan bayaknya waktu yang dimiliki oleh ibu dan kesempatan dalam mengimunisasi bayinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Pekerjaan Ibu Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Desa Kumbang Indah Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 9-12 bulan di Desa Kumbang Indah Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2024 sebanyak 124 orang. Tehnik pengambilan sampel penelitian ini Accidental Sampling yaitu sebanyak 56 orang. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan uji spearmen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan mayoritas SMA (80,3%), status pekerjaan ibu mayoritas tidak bekerja (58,9%). Status imunisasi dasar bayi mayoritas lengkap (76,8%). Hasil uji statistik menunjukkan ada Hubungan antara Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kelengkapan imunisasi Dasar Pada Bayi (p=0,021; p <0,05) dan ada Hubungan antara Pekerjaan Ibu Dengan Kelengkapan imunisasi Dasar Pada Bayi (p=0,032; p <0,05). Diharapkan pada seluruh ibu lebih aktif dalam mencari informasi-informasi tentang kesehatan, perkembangan bayi dan meluangkan waktunya untuk memantau kesehatan bayi seperti tentang jadwal imunisasi.
Unduhan
Referensi
Abbas, A. K., Lichtman, A. H., & Pillai, S. (2015). Basic immunology (4th ed.). Saunders Elsevier.
Al-Qarashi, B. S. (2003). Seni mendidik Islami: Kiat-kiat menciptakan generasi unggul. Jakarta: Pustaka Zahra.
Alimul Hidayat, A. (2009). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika.
Anoraga, P. (2005). Psikologi kerja. Jakarta: Rineka Cipta.
Departemen Kesehatan RI. (2016). Profil kesehatan Indonesia 2015. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Hidayat, A. A. (2008). Ilmu kesehatan anak untuk pendidikan kebidanan. Yogyakarta: Salemba Medika.
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Laporan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2015a). Kesehatan dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2015b). Rencana strategis Kementerian Kesehatan tahun 2015–2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Mahayu, P. (2014). Imunisasi & nutrisi: Panduan pemberian imunisasi dan nutrisi pada bayi, balita, dan manfaatnya. Yogyakarta: Buku Biru.
Marimbi, H. (2010). Tumbuh kembang, status gizi dan imunisasi dasar pada balita. Yogyakarta: Nuha Medika.
Notoatmodjo, S. (2010). Pendidikan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Ranuh, I. G. N. (2014). Masalah kesehatan anak: Tumbuh kembang anak dan remaja. Jakarta: IDAI.
Siswandoyo, & Putro, G. (2007). Beberapa faktor yang berhubungan dengan status kelengkapan imunisasi hepatitis B pada bayi di Puskesmas Lanjas Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Medika, (4), 251–257.
Soetjiningsih, & Ranuh, I. G. N. (2014). Tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC.
Stefriany. (2017). Analisa faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Tongkaina Kecamatan Bunaken Kota Madya Manado. E-Jurnal Keperawatan (e-Kp), 5(1). http://adln.lib.unair.ac.id/. Diakses 4 Maret 2018.
Suyatno. (2009). Menjelajah pembelajaran inovatif. Sidoarjo: Masmedia Buana.
World Health Organization (WHO). (2015a). Angka kematian bayi. Amerika: WHO.
World Health Organization (WHO). (2015b). World health statistics 2015. Geneva: WHO.
World Health Organization (WHO), & Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). (2016). Pelayanan kesehatan anak di rumah sakit: Pedoman bagi rumah sakit rujukan tingkat pertama. Jakarta: WHO & IDAI.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ade Kartika, Yusnika Damayanti (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), yang memungkinkan penggunaan, distribusi, dan reproduksi dalam media apa pun, asalkan karya asli dikutip dengan benar. Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi non-eksklusif kepada jurnal.
