Edukasi dan Pendampingan Pemanfaatan Transportasi Digital untuk Mempercepat Rujukan dalam Pelayanan Kebidanan pada Ibu Hamil
Kata Kunci:
Edukasi, Ibu Hamil, Pelayanan Kebidanan, Rujukan, Transportasi DigitalAbstrak
Keterlambatan mencapai fasilitas kesehatan akibat kendala transportasi merupakan salah satu penyebab keterlambatan penanganan pada ibu hamil. Transportasi digital berpotensi mempercepat akses dan rujukan dalam pelayanan kebidanan, namun pemanfaatannya oleh ibu hamil masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam memanfaatkan transportasi digital untuk akses dan rujukan pelayanan kebidanan. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan, demonstrasi dan simulasi penggunaan aplikasi transportasi digital, serta pendampingan, yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2026 di Wilayah Kerja Puskesmas Natam, Kabupaten Aceh Tenggara, dengan 30 peserta ibu hamil. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi keterampilan simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 56,0 menjadi 83,5, proporsi peserta berpengetahuan baik meningkat dari 26,7% menjadi 83,3%, dan 90% peserta mampu mensimulasikan pemesanan transportasi digital dengan benar. Disimpulkan bahwa edukasi dan pendampingan efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam memanfaatkan transportasi digital pada pelayanan kebidanan.
Unduhan
Referensi
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman sistem rujukan maternal dan neonatal. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia. Kemenkes RI.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2023). Laporan perkembangan ekonomi digital Indonesia. Kominfo.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu kebidanan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Saifuddin, A. B. (2014). Buku acuan nasional pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. YBP-SP.
Thaddeus, S., & Maine, D. (1994). Too far to walk: Maternal mortality in context. Social Science & Medicine, 38(8), 1091–1110.
Wawan, A., & Dewi, M. (2010). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Nuha Medika.
World Health Organization. (2019). WHO guideline: Recommendations on digital interventions for health system strengthening. WHO.
World Health Organization. (2023). Maternal mortality. WHO.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
Yayasan Bina Kesehatan Ibu. (2020). Panduan kelas ibu hamil. Kemenkes RI.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Suci Syahril, Nur Hayati, Intan Sari, Desi Purnama Sari (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), yang memungkinkan penggunaan, distribusi, dan reproduksi dalam media apa pun, asalkan karya asli dikutip dengan benar. Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak publikasi non-eksklusif kepada jurnal.
